Senin, 19 November 2018

Kepada Warga Cilacap Waspada Virus Kencing Tikus



Kita ketahui bahwa beberapa wilayah di kabupaten cilacap terkena musibah banjir, seperti Nusawungu, Kesugihan, Maos, Jeruklegi.

beberapa penyakit pun bisa terbawa bahkan menular kepada manusia, yang disebabkan karena banjir, dan terbawa banjir.

maka saya, selaku admin disini, ingin mengingatkan kepada warga masyarakat di Cilacap agar selalu waspada, khususnya kepada pengikut setia FP ini.

Berikut akan kami Jelaskan tentang virus kencing tikus ini?
Virus Kencing tikus atau yang dikenal dengan nama lain "Leptospirosis" adalah penyakit akibat bakteri Leptospira sp. yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya (zoonosis).

Adapun Penularan penyakit ini:
Leptospirosis merupakan penyakit yang dapat ditularkan melalui air kencing(urin) dari individu yang terserang penyakit ini merupakan sumber utama penularan, baik pada manusia maupun pada hewan.

Kemampuan Leptospira untuk bergerak dengan cepat dalam air menjadi salah satu faktor penentu utama ia dapat menginfeksi induk semang (host) yang baru . Hujan deras yang diselangi banjir akan membantu penyebaran penyakit ini. Gerakan bakteri memang tidak memengaruhi kemampuannya untuk memasuki jaringan tubuh namun mendukung proses invasi dan penyebaran di dalam aliran darah induk semang.

Virus ini sering terjadi melalui tikus pada kondisi lingkungan yang terkena banjir. Keadaan banjir menyebabkan adanya perubahan lingkungan seperti banyaknya genangan air, lingkungan menjadi becek, berlumpur, serta banyak timbunan sampah yang menyebabkan mudahnya bakteri Leptospira berkembang biak.

* Gejala yang disebabkan karena Penyakit ini:
Seperti demam tinggi, mual, pusing, trombosit turun, dan leukosit tinggi.

kemudian 4 hari setelahnya, gejala khas penyakit kencing tikus ditandai mulai dengan mata merah, nyeri pada bagian betis, kulit menguning, air kencing berwarna kuning kecokelatan.

Air kencing tikus bisa masuk melalui kutikula yang ada di bawah kuku, makanan yang tercemar dengan kencing tikus karena penempatannya yang tidak aman.

Jika mengalamai Gejala seperti ini, segerelah untuk pergi ke Puskesmas atau rumah sakit agar mendapat perawatan, serta harus beristirahat total.

Sekian dari kami semoga info ini bermanfaat. (*)
Disqus Comments