Senin, 15 Oktober 2018

Wanareja Ditarget Jadi Pusat Agrowisata


WANAREJA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap, menargetkan Kecamatan Wanareja menjadi kawasan agrowisata. Rencana ini diambil setelah melihat hasil panen melon hibryda yang berhasil baik.
“Pemkab Cilacap akan membuat agrowisata. Tidak hanya melon yang dikembangkan. Tentu akan sangat bagus,” ujar Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, usai panen perdana melon di Desa Madura, Sabtu (13/10) kemarin.
Penanaman melon di sana atas kerja sama Kelompok Tani Sari Mukti Desa Madura Kecamatan Wanareja dengan Kebun Buah Mekarsari. Dia berharap agar Mekarsari tidak hanya menanam melon di Kabupaten Cilacap, namun buah lokal lainnya seperti mangga, jambu, belimbing hingga durian.
Dengan demikian, target agar wilayah ini menjadi agrowisata bisa terwujud, bahkan bisa menghindari impor buah dari luar negeri. “Lima sampai sepuluh tahun kedepan kita tidak perlu impor. Kalau bisa malah ekspor,” ujarnya.
Tatto mengakui, pengembangan agrowisata dan tanaman buah sangat tepat dilakukan. Sebab masih banyak lahan milik warga maupun pemerintah. Jika dimanfaatkan, tentu akan membawa manfaat besar bagi para petani. Hingga dia tidak ragu untuk mendukung penuh program kerja sama kelompok tani dengan Kebun Buah Mekarsari.
Direktur Taman Buah Mekarsari, Siti Hutami Endang Adiningsih atau Mamiek Soeharto mengatakan, tahap awal ini sudah menunjukkan tanda-tanda keberhasilan. Karenanya dia optimis tahap berikutnya bisa lebih baik lagi. Tahap kedua ini pihaknya akan mengajak lebih banyak petani setempat untuk ikut menanam melon.
“Sudah mulai mendaftar. Yang semula ragu menanam melon, sekarang mau ikut,” ujarnya.
Source: radarbanyumas.co.id
Disqus Comments